Nyepi merupakan Hari Raya Umat Hindu untuk memperingati
perayaan Tahun Baru Caka. Berbeda dengan penyambutan tahun baru Masehi yang identik dengan gemerlapnya pesta dan kemeriahan. Tahun baru saka, disambut dalam kesunyian, dalam keheningan. Ini adalah moment kembali ke titik NOL. Kembali ke titik NOL
dimaknai sebagai kontemplasi tanpa batas untuk menemukan jati diri, melarutkan
diri dalam keheningan, memperbaiki relasi dengan Tuhan dan seluruh ciptaan.
Dialog Spiritual
Nyepi berasal dari kata “sepi”, “sipeng” yang berarti sepi, hening, sunyi, senyap. Seluruh rangkaian Nyepi merupakan sebuah dialog spiritual yang dalam di ruang hening. Manusia kembali ke titik terdalam dari dirinya,
merefleksikan kembali perjalanan relasinya dengan Tuhan maupun relasi
sosialnya. Dialog spiritual dalam kesunyian itulah, ia kembali ke jati diri,
sekaligus memperbaiki relasi dengan Tuhan, alam semesta dan sesama manusia. Saya
memaknai Nyepi sebagai sebuah kontemplasi untuk membangun relasi yang harmonis sekaligus
membangun keseimbangan hidup, serta menjaga keutuhan ciptaan.
Om a no bhadrah kratavo yantu visvato (Tuhan, semoga
semua pikiran yang baik datang dari segala penjuru ). Rahajeng Hari Raya Nyepi
Tahun Caka 1940, Semoga Semua Mahluk Berbahagia.
Om Shanti, shanti, shanti

KOMENTAR