Rindu
itu selalu tumbuh menjalari seluruh tubuh,
bagai
air yang selalu mengalir
hanya
ia yang mengerti…
Lalu,
Biarkanlah
angin menyapu pasir
membawanya
terbang bertemu awan
bersimpuh,
menanti kening langit tak berkerut lagi,
lalu...
Ia kehilangan cahaya surya,
berganti
kelabu beku,
sampai
kau menangis…
berteriak
dan menghasilkan petir..
dan..
Ketika
tangis terasa tak berarti,
ia
datang menghadiahkan mu,
sebuah
pelangi…
Mama Brian Suseno
@Ruteng,
2008

KOMENTAR